Jumat, Desember 20, 2013

Terhina Karena Hutang

Alhamdulillah 4 hari yang lalu saya berkesempatan menghadiri  salah satu kajian yang bertempat di Masjid Besar Cipaganti, Jl Raya Cipaganti – Bandung dengan nara sumber Ustadz Ahmad Zainuddin Lc (Alumnus Fakultas Hadits Universitas Islam Madinah). Kajian ini dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2013 jam 09.00 – selesai.
Pas liat tema kajiannya di spanduk, saya merasa biasa-biasa aja, interesting but nothing special. Karena, namanya aktivis dakwah kampus udah biasalah ya.. melihat/membaca/mendengar tema kajian yang horor dan menteror atau yang sweet bikin senyum-senyum. Soalnya ini merupakan salah satu cara menarik perhatian para pembaca yang menjadi sasaran konsumen dakwah. Namun, setelah saya duduk diantara para ibu-ibu yang ikut menyimak siraman ilmu dari Ustadz Zainuddin, bulu kuduk saya langsung merinding mendengar penjelasan dari beliau. This is just the prologue. So, lets back to the topic. Semoga bulu kuduk anda juga ikutan merinding yo :)

            Ok, saudaraku seiman…Pernah berhutang? Semoga dimudahkan Allah swt. untuk melunasinya. Aamiin. Jangan ditunda-tunda untuk melunasinya, karena sangat berbahaya dan beresiko bagimu baik di dunia maupun di akhirat.

Saudaraku seiman…
 Dibawah ini disebutkan beberapa hal yang menunjukkan bahwa Nabi Muhammad saw. tidak menganggap remeh dan mudah perkara hutang:

1.      Nabi Muhammad saw. awalnya tidak menyolati jenazah yang mempunyai hutang ketika ia meninggal

عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الأَكْوَعِ – رضى الله عنه – أَنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – أُتِىَ بِجَنَازَةٍ ، لِيُصَلِّىَ عَلَيْهَا ، فَقَالَ « هَلْ عَلَيْهِ مِنْ دَيْنٍ » . قَالُوا لاَ . فَصَلَّى عَلَيْهِ ، ثُمَّ أُتِىَ بِجَنَازَةٍ أُخْرَى ، فَقَالَ « هَلْ عَلَيْهِ مَنْ دَيْنٍ » . قَالُوا نَعَمْ . قَالَ « صَلُّوا عَلَى صَاحِبِكُمْ » . قَالَ أَبُو قَتَادَةَ عَلَىَّ دَيْنُهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ . فَصَلَّى عَلَيْهِ .

“Salamah bin Al Akwa’ ra. meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad saw. didatangkan seorang jenazah, agar beliau menyalatinya, maka beliau bertanya: “Apakah ia memiliki tanggungan hutang?”, mereka menjawab: “Tidak”, maka beliau menyalati jenazah itu, kemudian didatangkan seorang jenazah lain, maka beliau bertanya: “Apakah ia mempunyai tanggungan hutang?”, mereka menjawab: “Iya”, beliau bersabda: “Shalatkanlah jenazah kalian”, Abu Qatadah ra. berkata: “Hutangnya saya yang menanggungnya, wahai Rasulullah”, maka akhirnya beliau menyalati jenazah tersebut.” HR. Bukhari

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ - رضى الله عنه - أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - كَانَ يُؤْتَى بِالرَّجُلِ الْمُتَوَفَّى عَلَيْهِ الدَّيْنُ فَيَسْأَلُ « هَلْ تَرَكَ لِدَيْنِهِ فَضْلاً » . فَإِنْ حُدِّثَ أَنَّهُ تَرَكَ لِدَيْنِهِ وَفَاءً صَلَّى ، وَإِلاَّ قَالَ لِلْمُسْلِمِينَ « صَلُّوا عَلَى صَاحِبِكُمْ » . فَلَمَّا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْفُتُوحَ قَالَ « أَنَا أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنْفُسِهِمْ ، فَمَنْ تُوُفِّىَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ فَتَرَكَ دَيْنًا فَعَلَىَّ قَضَاؤُهُ ، وَمَنْ تَرَكَ مَالاً فَلِوَرَثَتِهِ » .
“Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. sering didatangkan jenazah yang mempunyai tanggungan hutang, maka beliau bertanya: “Apakah ia meninggalkan pelunasan untuk hutang?”, maka jika diberitahukan bahwa ia telah melaksanakan pelunasan, beliau akan menyalatinya, dan kalau tidak (meninggalkan pelunasan), beliau bersabda untuk kaum muslim: “Salatilah jenazah kalian”. Ketika Allah memberikan kemenangan dengan penaklukan kota Mekkah, beliau bersabda: “Aku orang yang paling berhak untuk menolong kaum beriman dibandingkan diri mereka sendiri, maka barangsiapa yang meninggal dari kaum beriman, dan ia meninggalkan hutang, maka akulah yang melunasinya, dan barangsiapa yang meninggalkan harta maka ia tinggalkan untuk ahli warisnya.” HR. Bukhari.

Saudaraku…
Sesuai dengan penjelasan para ulama rahimahumullah, bahwa hadits Abu Hurairah ra. menghapuskan hukum hadits Salamah bin Al Akwa’ ra., yang artinya Rasulullah saw. menyalati jenazah muslim, baik yang mempunyai hutang atau yang tidak ketika meninggalnya.
Ibnu Baththal berkata:
قال ابن بطال : هذا ناسخ لترك الصلاة على من مات وعليه دين (قضاؤه)
“Hadits ini (Abu Hurairah ra.) adalah Nasikh (penghapus) untuk peninggalan shalat atas seorang yang meninggal dan mempunyai tanggungan hutang” lihat kitab Faidh Al Qadir,3/63 (Asy Syamela).

2.      Nabi Muhammad saw. berdoa meminta perlindungan kepada Allah agar tidak terlilit hutang

عَنْ عُرْوَةَ أَنَّ عَائِشَةَ - رضى الله عنها - أَخْبَرَتْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - كَانَ يَدْعُو فِى الصَّلاَةِ وَيَقُولُ « اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ » . فَقَالَ لَهُ قَائِلٌ مَا أَكْثَرَ مَا تَسْتَعِيذُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مِنَ الْمَغْرَمِ قَالَ « إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ » .
“’Urwah meriwayatkan bahwa Aisyah ra. memberitahukan kepadanya bahwa Rasulullah saw. sering berdoa di dalam shalat, beliau mengucapkan: “Wahai Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari dosa dan banyaknya hutang”, lalu ada yang bertanya kepada beliau: “Alangkah seringnya engkau meminta perlindungan dari banyak hutang, wahai Rasulullah?!”, beliau menjawab: “Sesungguhnya seseorang jika ia banyak hutang niscaya ia berdusta dan jika berjanji, niscaya ia ingkar.” HR. Bukhari.
           
Saudaraku yang seiman..
Buruknya hutang juga dilihat dari orang yang punya hutang, apabila dia sudah punya uang, itu malas bayar bahkan lupa. Makanya, ada hadits Rasulullah saw. yang artinya “menunda-nunda hutang dari orang yang mampu membayar hutangnya merupakan sebuah kezhaliman”. Dan ini merupakan sifat dari orang yang berhutang. 

Oleh karena itu, jauhi dari awal. Ambillah tindakan preventif dengan tidak berhutang.

Ada wasiat dari seorang syekh “Jangan pernah engkau berhutang, meskipun dirimu sulit”, kemudian beliau mengutip perkataan Umar bin Abdul Aziz ra. “karena hutang itu menghinakan di siang hari, dan menyengsarakan di malam hari”. Ini adalah bentuk kesengsaraan seseorang yang berhutang ketika di dunia.

Ancaman keras di akhirat bagi yang berhutang:
1.      Ditahan masuk surga
2.      Ruhnya tertahan; dari mendapatkan tempat yang mulia
3.      Tidak diampuni dosanya
4.     Yang punya hutang di akhirat, membayarnya dengan pahala kepada orang yang menghutangi.

Demikianlah saudaraku betapa buruknya terhina karena hutang, maka hindarilah berhutang, meskipun dirimu sulit. Jika anda sudah terlanjur berhutang, segerakanlah pembayarannya. Semoga Allah swt. memudahkan. ^_^




Jumat, Agustus 09, 2013

3 Jam Delay

Flight delays selama tiga jam pertama kali saya alami hari ini, yeaah.. rasanya sudah hampir seharian berada di ruang tunggu bandara ngeliatin passanger pesawat lain silih berganti masuk melewati gate 3 (pintu keberangkatan 3). Sekarang baru dua jam waktu berlalu dari jadwal keberangkatan awal, masih harus menunggu satu jam lagi. Saba~r 

Kamis, Juli 11, 2013

Tips untuk Mahasiswa yang Sedang Skripsi



Mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi pada umumnya menghadapi beberapa permasalahan hidup yang bikin mereka jadi sering galau diantaranya,
1.      Menulis Skripsi Tergantung Mood
Nah, biasanya mahasiswa yang lagi nyusun skripsi suka moody-an. Kalau lagi on fire bisa begadang semalaman nulis skripsi, tapi kalau udah males paling parah bisa berbulan-bulan skripsinya di diemin aja. He~ maklum udah pengalaman.
Untuk mempertahankan kontinuitas penulisan skripsi, butuh kesabaran. Kamu harus tetap nulis skripsi setiap hari meski cuma dapat satu paragraf. Dengan begitu skripsi ada perkembangan setiap hari, dan hal ini bisa memacu semangat untuk segera menyelesaikannya.
2.      Pola hidup Gak Karuan dan Jadi Penyakitan
Kalau lagi on fire nulis skripsi bisa gak tidur semalaman dan bisa lupa makan, tapi kalau udah gak mood bisa tidur doang seharian. Pola hidup kayak gini gak sehat sama sekali, bisa menyebabkan kesehatan tubuh menurun.
Untuk mencegahnya sebelum terlambat, jaga kesehatan tubuh kamu dengan olah raga ringan seperti lari atau jogging selama beberapa menit di pagi atau sore hari, konsumsi madu, susu, sayur, buah-buahan dan air mineral yang cukup. Tips ini sangat bermanfaat jika diterapkan. kamu gak akan merasa susah bagun di pagi hari, meski tidur cuma satu atau dua jam saja, dan bagun dengan tubuh yang tetap fresh.
3.      Jerawatan
Tingkat stress yang tinggi dan kurangnya istirahat bisa membuat seseorang jadi jerawatan, kemudian muka jadi kusam.
Rajin kerjakan qiyamul lail bisa bikin wajah kamu berseri, dan hati tentram. Ini tips yang mantap.
Kamu juga bisa coba putih telor yang di oleskan keseluruh wajah, untuk menghilangkan jerawat-jerawat yang sedang bersemi di wajah. Dan bintik hitam  bekas jerawat di wajah bisa dihilangkan/ pudar dengan menggunakan potongan timun yang dioleskan di seluruh wajah.
4.      Banyaknya Kekhawatiran Jika meninggalkan Kehidupan Kampus
Huft, hampir sebagian mahasiswa punya kekhawatiran tentang masa depannya setelah keluar dari kehidupan kampus. Just be your self, yang paling penting harus kamu ingat “your effort will never betray you”. So, berikan usaha terbaik mu, hasilnya serahkan kepada Allah swt. kesuksesan adalah reward atas usaha yang kamu berikan dalam mencapai suatu tujuan.

Semangat skripsi !! :)

Dengan Optimis Terus Jalan ke Depan



Hidup itu harus di jalani dengan optimis dan terus jalan ke depan, hadapi segala macam halangan dan rintangan dengan gagah berani. Kayak lagu berikut ini:

Blue Sky
 
 by: CN Blue
Looking for a place to live in,
There’s a long way to go, dreaming of a life.
When the night has seemed to be,
Just fear at the free, it’s intertwined.
Moment of the time is giving, how do we make it when we try.
All the words could say.
Looking at the sky,
Tells the story what you see.
Just I know.
All the people say in case,
‘Cause there s just the one blue.
We might see, maybe, same clouds at the same time.
Even if another day,
We are attached with the hope of who we are.
When the days give time for losing,
Nothing’s ever been so meant to be, all the wrong.
Here is just no strength to be, no streaming what you see, The destiny..?
Everyone to say, it made a way, carry on from day to day,
Finding our part to play.
Reacing for the sky,
In the distance how we’re there.
Done by hope.
Hold your heart then there will be,
‘Cause you’re in, your the story.
We can see something, hidden in the pages say,
We are the ones whose gotta be there.
Don’t let go, the hope is in us who we are.
What if we could tell it’s gonna last somehow, we wind up.
What if we could take out all the wasted time.
Every little thing that we do, all the ways we feel.
Close your eyesm just feel it coming,
It’s getting stronger, then you see.
Looking at the sky,
Tells the story what you see.
Just I know.
All the people say in case,
‘Cause there s just the one blue.
We might see, maybe, same clouds at the same time.
Even if another day,
We are attached with the hope of who we are.

Lirik lagu ini memiliki kalimat-kalimat yang membakar semangat pendengarnya untuk terus berusaha mewujudkan mimipi-mimpi yang pernah dibangun menjadi kenyataan. Hold your heart and keep moving there’s a long way to go, dreaming of a life. Mendengar lagu ini membuat saya pribadi on fire dalam mewujudkan mimpi-mimpi yang pernah dibangun. Dimanapun saya berada, baik di Bukittinggi, Bandung, kota-kota lainnya di Indonesia atau sekalipun di luar Indonesia. Langit siang hari akan tetap biru dan malam hari langit akan tetap gelap, tidak ada perbedaan dan saya tidak perlu khawatir karena masih di bumi Allah, maka akan selalu ada perlindungan-Nya.
“Jangan takut bermimpi, bangun mimpimu dan wujudkan !”

In My Head



Di dalam pikiran saya wajar saja jika seorang mahasiswa sering pindah kosan, it’s my opinion, hari ini adalah yang ke lima kalinya saya pindah kosan,

(Kamar C15)

Ini adalah foto kamar di Averous akhwat, kosan ke empat yang pernah saya tempati. Kamarnya kelihatan berantakan banget (ya..?) itu karena saya lagi packing buat pindahan ke kosan yang baru di Dago Bandung. Hal ini membuat di dalam kepala saya bermunculan banyak kenangan tentang hari-hari yang sudah dilalui selama tinggal di Jatinangor. Biasanya pagi atau sore hari saya dan Averous girls lari keliling kolam Arboretum atau lapangan Gor Jati kampus Unpad, nongkrong sendirian di Shafa Yogurt kalau lagi galau karena pusing ngerjain skripsi, mengurung diri di kamar kalau lagi on fire buat ngelarin penulisan skripsi, dan sekali-kali jadi manusia syuro karena saya masih punya amanah di kampus.

(yuni, kak dini dan lastri)


Sedih rasanya ninggalin Jatinangor, terutama Averous, kosan yang nyaman banget. Foto diatas adalah moment hari terakhir saya menjadi Averous girl. Hiks hiks~

(kamar baru yang masih berantakan)

Dan sekarang saya harus memulai hidup di tempat baru dan lingkungan baru dengan beradaptasi. insyaAllah, so far I'm okay to live like this. It’s fun, karena saya bisa punya banyak pengalaman dan teman-teman yang baru.
“With youthfully I will living well, and give the best effort for a happy life in the future.”

Minggu, Mei 12, 2013

Travelling ups.. ada kuliner


Travelling dan kuliner adalah dua hal yang paling saya gemari, sampai-sampai seorang teman saya bernama Rahma Agustia bilang kalau jalan bareng sama yuni pasti diajak kuliner. Sebenarnya, alasan saya sering kuliner kalau lagi bepergian adalah karena saya sering merasa lapar jika sudah mengeluarkan banyak energi, meskipun itu cuma pergi jalan-jalan. Dan foto diatas ini adalah sate padang dan es jeruk yang merupakan makanan kuliner saya waktu menghadiri wisudaannya Rahma Agustia di Unpad DU. Wa~h rasanya benar-benar enak, bikin kangen pulang kampung ke Bukittinggi. Bagi yang pengen nyobain sate padang yang rasanya padang banget, warung sate padang di depan kampus Unpad DU bisa jadi referensi buat kuliner masakan padang. Selamat mencoba~

Kamis, Maret 14, 2013

Hujan? Kami pun Bertasbih Memuji Nya

Hari ini jam 13.55 hujan deras mengguyur daerah jatinangor, petir juga menyambar ikut meramaikan siang yang diliputi dengan kegelapan langit karena ditutupi awan gelap. Hmm.. sekarang saya berada di depan laptop menulis cerita untuk hari ini, sambil mendengarkan lagu ballad. Tiba-tiba lampu kamar mati, sepertinya ada pemadaman listrik, mungkin ini disebabkan oleh hujan petir yang saat ini terjadi.
Saat menulis, saya melihat ke sekeliling kamar yang ditata untuk membuat saya tetap merasa nyaman dan hangat. Kemudian saya melihat ke luar kamar, terlihat hujan, angin dan petir mulai mengganas. Suasana diluar terasa dingin dan sedikit menakutkan, membuat saya enggan untuk keluar dari kamar. Tapi dari jutaan makhluk Allah mungkin hanya saya dan beberapa makhluk yang merasakan hal ini.


Banyak dari makhluk Allah yang lainnya merasakan bahwa hujan hari ini adalah rahmat untuk mereka dalam melangsungkan kehidupan di bumi ini. Setiap tetesan air hujan yang dibawa oleh angin adalah sumber kehidupan bagi jutaan makhluk bumi, bagaimana mungkin saya berpikir bahwa hujan adalah fenomena alam yang menakutkan.
Mungkin saat ini, pepohonan yang mulai mengering daunnya tengah bertasbih kapada Sang Rabb yang telah menurunkan hujan, sehingga dedaunan dapat merasakan sentuhan air yang menyegarkan. Binatang yang melata di tanah sedang berdzikir karena dapat merasakan lembabnya tanah yang diresapi oleh air. Ikan-ikan dan makhluk air lainnya sedang menari-nari di dalam air mengikuti alunan arus air yang melantunkan pujian kepada Penciptanya. Ah..begitu indah kehidupan diluar sana jika kita dapat menyaksikannya. Maha Besar Allah dengan segala CiptaanNya.