Ya Allah, Engkau jadikan aku sebagai wanita
wanita dijadikan indah, seperti mawar mekar merekah di musim semi
harum seperti wewangian kasturi dibawa lembutnya semilir angin yang berhembus..
begitulah wanita dalam pandangan lelaki..
ya Allah..
jangan Engkau biarkan aku menjadi sumber fitnah bagi lelaki,
ya Allah..
jangan Engkau biarkan diriku menjadi perusak iman lelaki,
ya Allah..
jangan Engkau biarkan aku menyakiti dan menyiksa batin mereka,
karena sungguh aku takut akan azabMu
dalam ikhtiar, ku tutup rapat auratku
kerudung indah panjang ku ulurkan sesuai syariatMu
aku jaga hatiku hanya untuk dia yang halal bagiku,
dengan mengharap ridha dan pertolonganMu
"goresan bahasa dalam catatan yang sederhana, semoga bermanfaat"
Sabtu, Oktober 27, 2012
Selasa, Oktober 23, 2012
Berkerudung Gondrong! yuk... mari "meng-AKHWAT"
Ehm,tes. . tes. .
1,2,3. . Hehe. . pemberitahuan kepada ikhwah fillah bahwa tulisan saya di bawah ini adalah hasil copas (copi paste) biar blog ini gak krik..krik.. kayak beberapa saat yang lalu, sunyi senyap seperti dikuburan (wuiish serem..). saya copas dari blog seorang akhwat super duper cerdas dalam menggambarkan kemandirian seorang akhwat berkerudung gondrong,
1,2,3. . Hehe. . pemberitahuan kepada ikhwah fillah bahwa tulisan saya di bawah ini adalah hasil copas (copi paste) biar blog ini gak krik..krik.. kayak beberapa saat yang lalu, sunyi senyap seperti dikuburan (wuiish serem..). saya copas dari blog seorang akhwat super duper cerdas dalam menggambarkan kemandirian seorang akhwat berkerudung gondrong,
Judulnya serem yah??Ato biasa aja?
Gini nih, pas awal jadi 'akhwat' (akhwat jadi-jadian maksudnya.Haha. .) aku pernah denger ada orang ngomong gini dibelakangku,
"eh,mbak itu ribet ya. . Pasti g bisa ngapa-ngapain deh. Bagai terkurung dalam sangkar.Hihihi. ."
Apppaaa dia bilang?? Sangkar?? Emang kerudung kita bolong2 kayak sangkar geto?Hehe. .
Buat kamu2 yg pernah bertanya hal serupa,atau bahkan sampai sekarang masih bertanya2 juga, ni jawaban sekaligus sedikit buktinya. .
1. 'akhwat' udah biasa rame2 ngejar bis n bergelantungan di bis gara2 sarat penumpang (hehe. . Parah banget emang transportasi umum d Indonesia)
2. 'akhwat' dah sering ke kampus n kemana2 jalan kaki, mpe dapet titel 'pejalan cepat'. Hahaha. . Meski 'akhwat' ga pernah ikut lomba gerak jalan tuh.=p
3. Pas tes aerobik dasar lari 2,4km, 'akhwat' tetep keukeuh pake rok, meski dosen olahraga ngomel dikit tapi alhamdulillah memenuhi target, yg pake celana seksi2 banyak yg ga lulus lho. . . Hehe. .
Hal yg sama dlakuin juga pas tes renang (tapi ga pake rok kalo ni.=s).
4. 'akhwat' sanggup touring keluar kota, ga perlu punya pacar buat nganter kemana2 (pacar apa sopir ya?=p)
5. Berdasarkan survey, 'akhwat' adalah makhluk tersibuk di Indonesia (lebay mode:on) tapi prestasi terus menuju puncak.
Nah,cukup kaan??Ga percayaaa???Liat aja deh, buka mata, buka telinga, ini fakta,ada di sekitar anda.=p
so,jangan takut berjkerudung gondrong!Yuk. . Mari "meng-AKHWAT"!!!
hwihihihi. . .
Gini nih, pas awal jadi 'akhwat' (akhwat jadi-jadian maksudnya.Haha. .) aku pernah denger ada orang ngomong gini dibelakangku,
"eh,mbak itu ribet ya. . Pasti g bisa ngapa-ngapain deh. Bagai terkurung dalam sangkar.Hihihi. ."
Apppaaa dia bilang?? Sangkar?? Emang kerudung kita bolong2 kayak sangkar geto?Hehe. .
Buat kamu2 yg pernah bertanya hal serupa,atau bahkan sampai sekarang masih bertanya2 juga, ni jawaban sekaligus sedikit buktinya. .
1. 'akhwat' udah biasa rame2 ngejar bis n bergelantungan di bis gara2 sarat penumpang (hehe. . Parah banget emang transportasi umum d Indonesia)
2. 'akhwat' dah sering ke kampus n kemana2 jalan kaki, mpe dapet titel 'pejalan cepat'. Hahaha. . Meski 'akhwat' ga pernah ikut lomba gerak jalan tuh.=p
3. Pas tes aerobik dasar lari 2,4km, 'akhwat' tetep keukeuh pake rok, meski dosen olahraga ngomel dikit tapi alhamdulillah memenuhi target, yg pake celana seksi2 banyak yg ga lulus lho. . . Hehe. .
Hal yg sama dlakuin juga pas tes renang (tapi ga pake rok kalo ni.=s).
4. 'akhwat' sanggup touring keluar kota, ga perlu punya pacar buat nganter kemana2 (pacar apa sopir ya?=p)
5. Berdasarkan survey, 'akhwat' adalah makhluk tersibuk di Indonesia (lebay mode:on) tapi prestasi terus menuju puncak.
Nah,cukup kaan??Ga percayaaa???Liat aja deh, buka mata, buka telinga, ini fakta,ada di sekitar anda.=p
so,jangan takut berjkerudung gondrong!Yuk. . Mari "meng-AKHWAT"!!!
hwihihihi. . .
Mabit
.....
بسم الله الر حمن الر حيم
Krik..krik..krik..krik,
seperti suara jangkrik yang memecah keheningan blog super sederhana saya yang
sudah gak diisi selama beberapa bulan, Maafkan saya ikhwah fillah \T.T/.
Aktifitas di kuliah dan di lembaga dakwah yang banyak menyita pikiran membuat
saya susah dalam mengatur waktu, he. Maklum masih pemula sebagai organisator,
jadi saya gak nulis lagi untuk beberapa waktu karena sibuk mikirin kuliah dan
umat di fakultas saya, khususnya umat bergender akhwat. Tapi action saya masih
jauuuh.. gitu dari yang diharapkan, mikir doang yang masih saya perbanyak
(fiuft). oh ya, saya juga minta doanya dari ikhwah fillah semua untuk kelancaran
penulisan tugas akhir saya alias skripsi dan bimbingannya bisa rutin, karena
kita gak pernah tau doa siapa yang akan di ijabah oleh Allah swt. Aish.. kok
jadi curhat gini (???) kembali ke judul tulisan saya yang diberi judul
"Mabit". Mabit adalah singkatan dari Malam Bina Iman dan Taqwa. Mabit
biasanya diadakan oleh lembaga-lembaga dakwah baik itu sekolah, kampus, masjid
dan lain-lain yang masih belum saya ketahui. tulisan saya kali ini mengisahkan
pengalaman Mabit saya yang luar biasa. Oke begini kisahnya..
Saat itu hari jum'at, selesai kegiatan rutin shalat magrib
berjamaah di Averous (nama kediaman kosan saya) teh vivin salah seorang senior
di kosan ngajak mabit di Masjid Biofarma Bandung "Akhwat sholehah, malam
minggu di pekan ini bakalan ada mabit di Masjid Biofarma Bandung, akhwat-akhwat
ada yang mau ikut? ada bedah buku Ust. Salim dan Qiyamul lail dengan Ust. Abdul
Aziz..Gratis kok dek" sontak saya dan Karimah tertarik dan menghujani teh
vivin dengan pertanyaan bertubi-tubi, " waa..h serius teh? boleh..boleh, nanti
teknis pemberangkatannya gimana teh?" secara pembicaranya ada ust Salim
gitu, teh vivin cuma tersenyum dengan kalem dan menjawab " Kebetulan
akhwat Psikologi mau berangkat bareng dan PJ pemberangkatannya Arina, mangga
aja hubungi Arina dek, nanti berangkatnya bareng rombongan Akhwat
Psikologi.." "Oke teh " sambil ngasih senyum paling lebar yang
saya bisa. Singkat cerita di hari sabtu pagi saya dan Karimah sepakat pergi
berdua saja, gak ikut rombongan akhwat Psikologi karena kita punya agenda
sendiri di siang harinya so gak bisa pergi bareng. Walhasil kami berdua
berangkat kesorean menuju Bandung dengan travel, jadi nyampe di Masjid Biofarma
diwaktu magrib yang udah mepet ke waktu isya. Subhanallah setelah nyampe kita
langsung di sambut senyuman hangat dan penghormatan dari panitia ikhwan sambil
menunjukkan arah tempat registrasi untuk akhwat, tak kalah dengan ikhwan,
panitia akhwat juga menyambut kami berdua dan peserta mabit lainnya dengan
hangat sambil menyerahkan bag yang berisi snack, note dan handuk. Kemudian kami langsung wudhu untuk shalat magrib dan menuju
ke lantai dua masjid yang menjadi tempat shalat dan istirahat bagi jama’ah akhwat.
~bersambung~
Senin, Juli 30, 2012
Komunikasi Ikhwan dan Akhwat
Bismillah..
Bulan ramadhan bulan penuh Rahmat
Saya ucap salam, harus dijawab penuh semangat
Assalamualaikum warahmatullah...
Petapa indah dan sejuknya jiwa ini, meski kita terpisah jarak, waktu ataupun masa. Namun tetap bisa saling mendoakan dalam kebaikan.
# by theway sahabat blogger mulai saat ini saya menyebut anda di blog ini dengan istilah ikhwah fillah yaa.. karena beberapa saat yang lalu saya mendapat ilmu yang baru tentang ikatan paling kuat bukanlah ikatan karena pertalian darah, seperti antara dua orang saudara kandung se-ayah dan juga se-ibu. Karena ikatan paling kuat di dunia ini adalah ikatan persaudaraan karena iman kepada Allah. So... ikhwah fillah (saudara di jalan Allah) ehm.. ehm.. jika ingin tau lebih lanjut silahkan baca Sirah Nabawiyah dan Sirah Shahabiyah karena terdapat kisah dan juga hadist yang menyebutkan persaudaraan karena iman.
Oke, kembali kepembahasan kita sekarang tentang "Kominukasi Ikhwan dan Akhwat", punteee..n pisan tadi intro nya sedikit melenceng dari judul pembahasan. ^^v
Terkait judul pembahasan kita yang katanya ini adalah masalah klasik yang hampir tidak pernah usai sampai saat ini. Bagaimana ikhwan dan akhwat dapat berkomunikasi baik dengan tetap menjaga hijab. Membuat saya bertanya-tanya, jadi interaksi seperti apa yang harus diterapkan oleh seorang ikhwan dan akhwat saat berkominikasi? Alhamdulillah seiring berjalannya waktu saya mendapatkan penjelasan terkait komunikasi antara ikhwan dan juga akhwat.
Ikhwah fillah di dalam Islam liqa' (pertemuan) dan komunikasi antara ikhwan dan juga akhwat adalah jaiz (boleh). Bahkan hal ini diharuskan apabila bertujuan untuk kebaikan, seperti dalam urusan ilmu yang bermanfaat, amal shaleh, kebajikan dan perjuangan di jalan Allah yang memerlukan banyak tenaga baik dari ikhwan maupun akhwat. Namun tidak berarti batasan-batasan yang harus diperhatikan dan dijaga menjadi melebur. Di dalam Al Quran Allah berfirman yang Artinya:
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.’ Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya …”(an-Nur: 30-31)
Contoh dikutip dari buku kang Ridwansyah (Ketua GAMAIS ITB 2008-2009)
Proses komunikasi yang efisien. Komunikasi yang dilakukan antara ikhwan dan akhwat perlu diefisienkan sedemikan rupa, agar tidak terjadi fitnah yang mungkin bisa terbentuk. Saya akan mengambil contoh sms seorang ikhwan ke akhwat, dalam dua versi dengan topik yang sama, yakni mencocokan waktu untuk rapat.
Versi 1
Ikhwan : assalamu’alaikum ukhti, bagaimana kabarnya ? hasil UAS sudah ada ?
Akhwat : wa’alaikum salam akhie, alhamdulillah baik, berkat do’a akhie juga, hehehe, UAS belum nih, uhh, deg deg an nunggu nilainya, tetep mohon doanya yah !!
Ikhwan : iya insya Allah didoakan, oh ya ukhti, kira kira kapan yah bisa rapat untuk bahas tentang acara ?
Akhwat : hmhmhm… kapan yah ? akhie bisanya kapan, kalo aku mungkin besok siang dan sore bisa
Ikhwan : okay, besok sore aja dech, ba’da ashar di koridor timur masjid, jarkomin akhwat yang lain yah
Akhwat : siap komandan, semoga Allah selalu melindungi antum
Ikhwan : sip sip, makasih yah ukhti, GANBATTE !! wassalamu’alaikum
Akhwat : wa’alaikum salam
Versi 2
Ikhwan : assalamualaikum, ukh, besok sore bisa rapat acara ditempat biasa ? untuk bahas acara
Akhwat : afwan, kebetulan ada kuis, gimana kalo besok siang aja?
Ikhwan : insya Allah boleh, kita rapat besok siang di koridor timur masjid, tolong jarkom akhwat, syukron, wassalamu’alaikum
Dari dua contoh pesan singkat ini kita bisa melihat bagaimana pola komunikasi yang efektif dan tetap menjaga batasan syar’i. Pada versi 1 kita bisa melihat sebuah percapakan singkat via sms antara ikhwan dan akhwat yang bisa dikatakan sedikit “lebai” ( baca “ berlebihan ), sedangkan pada versi 2 adalah percakapan antara ikhwan dan akhwat yang to the point, tanpa basa basi. Sebenarnya bagaimana kita membuat batasan tergantung bagaimana kita membiasakannya di lembaga dakwah kita saja. Perlu adanya leader will untuk membangun budaya komunikasi yang efisien dan “secukupnya”.Dalam hal percakapan langsung, seorang ikhwan dan akhwat sangat diharapkan untuk menjauhi percapakan berdua saja, walau itu di tempat umum. Saya menyarankan agar salah satu ikhwan atau akhwat meminta muhrimnya (sesama jenis kelamin) untuk menemaninya. Dengan itu diharapkan pembicaraan menjadi terjaga dan meminimalkan kesempatan untuk khilaf. Dengan melakukan pembicaraan yang secukupnya ini sebetulnya dapat lebih membuat pekerjaan menjadi lebih cepat dan efektif. Karena setiap pembicaraan yang dilakukan tidak ada yang sia-sia, semua membahas tentang agenda dakwah yang dilakukan. Selain itu, perlu kiranya kita mengurangi waktu ikhwan dengan akhwat untuk bekerja bersama pada waktu dan tempat yang sama. Sebutlah untuk pekerjaan mengepak sembako untuk baksos, saya merekomendasikan agar kegiatan dilakukan terpisah. Jangan ikhwan dan akhwat sama sama melakukan sebuah aktifitas, contohnya lagi ikhwan dan akhwat bersama sama menimbang gula, ikhwan memasuki gula ke plastik dan akhwat menimbang dan mengikat plastik.
Saya merekomendasikan agar hal seperti ini tidak terjadi, karena proses ini memungkinkan adanya kesempatan untuk khilaf. Kita tidak akan pernah mengetahui isi dari pikiran dan hati seseorang. Oleh karena itu diperlukan regulasi yang tepat untuk menjaga kader dari hal hal yang bisa merusak keberkahan dakwah. Untuk kasus kerja bersama baksos, bisa saja menjadi ikhwan mengerjakan di bagian pengepakkan beras dan gula, akhwat mengerjakan pengepakkan susu dan minyak.
semoga goresan pemikiran dan juga kutipan saya diatas bisa menjadi inspirasi bagi ikhwah fillah
Wassalam
Wassalam
to be continued
Kamis, Juni 21, 2012
Kekasih Allah pun Menangis
Bismillah
#intro
Tidak terasa sudah 5 jam saya berada didepan laptop sekedar browsing dan baca bacaan bermanfaat insyaAllah. Mulai dari status facebook teman yang ada di beranda, sampai kumpulan tulisan para blogger yang subhanallah sangat menginspirasi. Untuk menutup penjelajahan saya di dunia antah berantah yang sekarang akrab disebut "Dunia Maya", saya menyempatkan diri untuk membaca tulisan dari salah satu saudara seiman yang berjudul "Rasulullah Saw Pingsan Mendengar Keterangan Jibril Tentang Pintu Neraka Ke 7". Tulisan tersebut membuat saya saat membacanya meneteskan air mata menyadari betapa besar rasa cinta dan kasih sayang Rasulullah kepada ummatnya. Jazakallahukhairan katsira kepada saudara Rxxx, semoga tulisan-tulisan inspiratifnya bisa menjadi ladang amal, aamiin.
Di dalam tulisan tersebut terdapat riwayat yang menceritakan bahwa:
Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yg ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya,
maka ditanya oleh Rasulullah: "Mengapa aku melihat kau berubah muka?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yg mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, dan siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu benar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman dari padanya."
Lalu Rasulullah bersabda: "Ya Jibril, jelaskan padaku sifat Jahannam." Jawabnya: "Ya. Ketika Allah menjadikan Jahannam, maka dinyalakan selama seribu tahun, sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga putih, kemudian seribu tahun sehingga hitam, maka ia hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar penduduk dunia semuanya kerana panasnya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi niscaya akan mati penduduk bumi kerana panas dan basinya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu pergelangan dari rantai yg disebut dalam Al-Qur'an itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke tujuh. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan seorang di ujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di ujung timur kerana sangat panasnya, Jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya besi, dan minumannya air panas campur nanah, dan pakaiannya potongan-potongan api. Api neraka itu ada tujuh pintu, tiap-tiap pintu ada bagiannya yang tertentu dari orang laki-laki dan perempuan."
Rasulullah bertanya: "Apakah pintu-pintunya bagaikan pintu-pintu rumah kami?"
Jawabnya: "Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya di bawah dari lainnya, dari pintu ke pintu jarak perjalanan 70,000 tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain 70 kali ganda." (nota kefahaman: yaitu yg lebih bawah lebih panas)
Tanya Rasulullah : "Siapakah penduduk masing-masing pintu?"
Jawab Jibril: "Pintu yg terbawah untuk orang-orang munafik, dan orang-orang yg kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat nabi Isa as. serta keluarga Fir'aun, namanya Al-Hawiyah. Pintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim, Pintu ketiga tempat orang shobi'in bernama Saqar. Pintu ke empat tempat Iblis dan pengikutnya dari kaum majusi bernama Ladha, Pintu kelima orang yahudi bernama Huthomah. Pintu ke enam tempat orang nashara bernama Sa'eir."
Kemudian Jibril diam, segan pada Rasulullah.
Rasulullah bertanya: "Mengapa tidak kau terangkan penduduk pintu ke tujuh?" Jawabnya: "Di dalamnya orang-orang yg berdosa besar dari ummatmu yg sampai mati belum sempat bertaubat.
" Maka Rasulullah jatuh pingsan ketika mendengar keterangan itu, sehingga Jibril meletakkan kepala Rasulullah di pangkuannya sehingga sadar kembali dan sesudah sadar Beliau bersabda
Rasulullah: "Ya Jibril, sungguh besar kerisauanku dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari ummat ku yang akan masuk ke dalam neraka?"
Jawabnya: "Ya, yaitu orang yg berdosa besar dari ummatmu.
" Kemudian Rasulullah menangis, Jibril juga menangis, dan Rasulullah masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk Shalat kemudian kembali dan tidak berbicara dengan orang dan bila Shalat selalu menangis dan minta kepada Allah".
Perasaan di hatipun terasa berkecamuk, Rasulullah menangis!!! menangisi umatnya yaitu kita, saya dan juga anda. Didalam hati saya merasa bahagia dan bertanya-tanya pantaskah kita untuk ditangisi oleh beliau sang kekasih Allah, makhluk paling mulia yang pernah ada di muka Bumi ini??. Logika sayapun berpikir, beliau menangis ratusan tahun yang lalu, saat kita sebagian besar ummatnya belum dilahirkan kedunia. Hal itu menandakan betapa besar rasa kasih, sayang dan cinta Rasulullah kepada kita ummatnya.
#intro
Tidak terasa sudah 5 jam saya berada didepan laptop sekedar browsing dan baca bacaan bermanfaat insyaAllah. Mulai dari status facebook teman yang ada di beranda, sampai kumpulan tulisan para blogger yang subhanallah sangat menginspirasi. Untuk menutup penjelajahan saya di dunia antah berantah yang sekarang akrab disebut "Dunia Maya", saya menyempatkan diri untuk membaca tulisan dari salah satu saudara seiman yang berjudul "Rasulullah Saw Pingsan Mendengar Keterangan Jibril Tentang Pintu Neraka Ke 7". Tulisan tersebut membuat saya saat membacanya meneteskan air mata menyadari betapa besar rasa cinta dan kasih sayang Rasulullah kepada ummatnya. Jazakallahukhairan katsira kepada saudara Rxxx, semoga tulisan-tulisan inspiratifnya bisa menjadi ladang amal, aamiin.
Di dalam tulisan tersebut terdapat riwayat yang menceritakan bahwa:
Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yg ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya,
maka ditanya oleh Rasulullah: "Mengapa aku melihat kau berubah muka?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yg mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, dan siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu benar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman dari padanya."
Lalu Rasulullah bersabda: "Ya Jibril, jelaskan padaku sifat Jahannam." Jawabnya: "Ya. Ketika Allah menjadikan Jahannam, maka dinyalakan selama seribu tahun, sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga putih, kemudian seribu tahun sehingga hitam, maka ia hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar penduduk dunia semuanya kerana panasnya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi niscaya akan mati penduduk bumi kerana panas dan basinya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu pergelangan dari rantai yg disebut dalam Al-Qur'an itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke tujuh. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan seorang di ujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di ujung timur kerana sangat panasnya, Jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya besi, dan minumannya air panas campur nanah, dan pakaiannya potongan-potongan api. Api neraka itu ada tujuh pintu, tiap-tiap pintu ada bagiannya yang tertentu dari orang laki-laki dan perempuan."
Rasulullah bertanya: "Apakah pintu-pintunya bagaikan pintu-pintu rumah kami?"
Jawabnya: "Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya di bawah dari lainnya, dari pintu ke pintu jarak perjalanan 70,000 tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain 70 kali ganda." (nota kefahaman: yaitu yg lebih bawah lebih panas)
Tanya Rasulullah : "Siapakah penduduk masing-masing pintu?"
Jawab Jibril: "Pintu yg terbawah untuk orang-orang munafik, dan orang-orang yg kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat nabi Isa as. serta keluarga Fir'aun, namanya Al-Hawiyah. Pintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim, Pintu ketiga tempat orang shobi'in bernama Saqar. Pintu ke empat tempat Iblis dan pengikutnya dari kaum majusi bernama Ladha, Pintu kelima orang yahudi bernama Huthomah. Pintu ke enam tempat orang nashara bernama Sa'eir."
Kemudian Jibril diam, segan pada Rasulullah.
Rasulullah bertanya: "Mengapa tidak kau terangkan penduduk pintu ke tujuh?" Jawabnya: "Di dalamnya orang-orang yg berdosa besar dari ummatmu yg sampai mati belum sempat bertaubat.
" Maka Rasulullah jatuh pingsan ketika mendengar keterangan itu, sehingga Jibril meletakkan kepala Rasulullah di pangkuannya sehingga sadar kembali dan sesudah sadar Beliau bersabda
Rasulullah: "Ya Jibril, sungguh besar kerisauanku dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari ummat ku yang akan masuk ke dalam neraka?"
Jawabnya: "Ya, yaitu orang yg berdosa besar dari ummatmu.
" Kemudian Rasulullah menangis, Jibril juga menangis, dan Rasulullah masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk Shalat kemudian kembali dan tidak berbicara dengan orang dan bila Shalat selalu menangis dan minta kepada Allah".
Perasaan di hatipun terasa berkecamuk, Rasulullah menangis!!! menangisi umatnya yaitu kita, saya dan juga anda. Didalam hati saya merasa bahagia dan bertanya-tanya pantaskah kita untuk ditangisi oleh beliau sang kekasih Allah, makhluk paling mulia yang pernah ada di muka Bumi ini??. Logika sayapun berpikir, beliau menangis ratusan tahun yang lalu, saat kita sebagian besar ummatnya belum dilahirkan kedunia. Hal itu menandakan betapa besar rasa kasih, sayang dan cinta Rasulullah kepada kita ummatnya.
Rabu, Juni 13, 2012
Aku
Rasa sakit itu ada
Begitu terasa menghujam
Saat mata terbuka, hampa terasa
Kosong saat tak terlihat dimata
Ku mencari, namun tak ada
Begitu dekat, tapi aku tak merasa
Ingin rasanya aku lari dari kepingan ini
Tak ingin lukai dan dilukai
Keadaan ini terulang kembali
Tawa..
Senyuman..
Mereka membingungkan
Kenapa kau ada?
Hanya membuat gaduh
Kini kesedihan dan bahagia terasa sama saja
Bingung, ini membingungkan
Namun jalanku masih panjang
Begitu terasa menghujam
Saat mata terbuka, hampa terasa
Kosong saat tak terlihat dimata
Ku mencari, namun tak ada
Begitu dekat, tapi aku tak merasa
Ingin rasanya aku lari dari kepingan ini
Tak ingin lukai dan dilukai
Keadaan ini terulang kembali
Tawa..
Senyuman..
Mereka membingungkan
Kenapa kau ada?
Hanya membuat gaduh
Kini kesedihan dan bahagia terasa sama saja
Bingung, ini membingungkan
Namun jalanku masih panjang
Jumat, Mei 18, 2012
it's Galau Time
Gambar di atas lucu ya.. (sepakatkan??), gambar di atas berasal dari keisengan saya mencari gambar-gambar lucu yang tersalurkan di google image. Model gambarnya memiliki daya tarik tersendiri bagi saya untuk melihat sejenak, setelah mengamati sontak saya dibuatnya tertawa cekikikan geli, karena ide gambar di atas adalah monyet yang sedang ditimpa kegalauan (hahaha...upss akhwaat jaga sikap =.=").
Coba perhatikan dengan seksama kembali kawan. Lihatlah model diatas, sorot matanya seperti mengatakan bahwa ia sedang diderita kesedihan dan kebimbangan, wajahnya tak bersemangat karena impuls dari otak kesaraf-saraf yang ada pada wajah secara tidak sadar bekerja sesuai dengan pikiran pemiliknya. Kepalanya pun tak kuat ditopang oleh sang leher, sehingga ia terkulai. Sungguh dramatis.. ckckck.
Pemandangan mimik wajah model diatas tentu tidak asing bagi saya dan mungkin juga anda, karena pada kenyataannya penderita kegalauan sesungguhnya adalah manusia. Seringkali saya mendengar seseorang mengeluh karena dirinya sedang galau butuh tempat curhat, kata motivasi atau tausiah dan bla..bla..bla. Tak dapat dipungkiri saya juga pernah bahkan sering merasakan kegalauan plus keluhannya karena galau adalah keadaan suasana hati yang belum menemukan kemantapan dalam menentukan sikap terhadap sesuatu yang akan diambil atau dipilih. Untuk permasalahan ini Allah swt sudah memberikan jalan keluar paling ampuh untuk hamba-hambaNya yang tengah dilanda kegalauan, Firman Allah swt:
Untuk menemukan kemantapan dalam menentukan sikap terhadap sesuatu yang akan diambil atau dipilih, Allah sudah memberikan jalan keluar dan cara penyelesaian terbaik yaitu dengan sikap taqwa kepadaNya. Sebagaimana firman Allah swt:
Ini adalah janji Allah kepada umatNya yang bertaqwa kawan, Allah adalah sebaik-baik pembuat janji dan janji Allah itu pasti! (betul betul nya'?). Betapa Mahapengasih Allah kepada kita hamba-hambaNya. Berkaca pada masa lalu sering sekali saya merasa malu kepada Allah, karena saat diri ini ditimpa musibah dan kegalauan saya akan berlari kepada Allah meminta pertolonganNya, namun saat saya mendapatkan rahmat dan nikmatNya saya lalai untuk cepat-cepat berterimakasih kepada Allah Sangpemberi rahmat dan nikmat, saya malah sibuk berterimakasih kepada si perantara datangnya rahmat dan nikmatNya. Mungkin karena hal itulah saya diberikan kesibukan yang membuat saya seringkali didera kegalauan, Allah sedang mentraining saya untuk sungguh-sunguh bertaqwa hanya padaNya. Betapa malunya diri ini padaMu ya Allah... \T_T/"
Coba perhatikan dengan seksama kembali kawan. Lihatlah model diatas, sorot matanya seperti mengatakan bahwa ia sedang diderita kesedihan dan kebimbangan, wajahnya tak bersemangat karena impuls dari otak kesaraf-saraf yang ada pada wajah secara tidak sadar bekerja sesuai dengan pikiran pemiliknya. Kepalanya pun tak kuat ditopang oleh sang leher, sehingga ia terkulai. Sungguh dramatis.. ckckck.
Pemandangan mimik wajah model diatas tentu tidak asing bagi saya dan mungkin juga anda, karena pada kenyataannya penderita kegalauan sesungguhnya adalah manusia. Seringkali saya mendengar seseorang mengeluh karena dirinya sedang galau butuh tempat curhat, kata motivasi atau tausiah dan bla..bla..bla. Tak dapat dipungkiri saya juga pernah bahkan sering merasakan kegalauan plus keluhannya karena galau adalah keadaan suasana hati yang belum menemukan kemantapan dalam menentukan sikap terhadap sesuatu yang akan diambil atau dipilih. Untuk permasalahan ini Allah swt sudah memberikan jalan keluar paling ampuh untuk hamba-hambaNya yang tengah dilanda kegalauan, Firman Allah swt:
Subhanallah, dengan berdzikir kepada Allah segala kegalauan dan kegundahan dalam hati akan berganti dengan ketentraman. Bahkan tidak ada sesuatupun yang lebih besar mendatangkan qurratul'ain (penyejuk dan penyenang hati) makhlukNya kecuali berdzikir kepada Allah swt.{الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ}
“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berdzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS ar-Ra’du:28).
Untuk menemukan kemantapan dalam menentukan sikap terhadap sesuatu yang akan diambil atau dipilih, Allah sudah memberikan jalan keluar dan cara penyelesaian terbaik yaitu dengan sikap taqwa kepadaNya. Sebagaimana firman Allah swt:
{وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجاً. وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ}
”Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan baginya jalan keluar (dalam semua masalah yang dihadapinya), dan memberinya rezki dari arah yang tidak disangka-sangkanya” (QS. ath-Thalaaq:2-3).
Ini adalah janji Allah kepada umatNya yang bertaqwa kawan, Allah adalah sebaik-baik pembuat janji dan janji Allah itu pasti! (betul betul nya'?). Betapa Mahapengasih Allah kepada kita hamba-hambaNya. Berkaca pada masa lalu sering sekali saya merasa malu kepada Allah, karena saat diri ini ditimpa musibah dan kegalauan saya akan berlari kepada Allah meminta pertolonganNya, namun saat saya mendapatkan rahmat dan nikmatNya saya lalai untuk cepat-cepat berterimakasih kepada Allah Sangpemberi rahmat dan nikmat, saya malah sibuk berterimakasih kepada si perantara datangnya rahmat dan nikmatNya. Mungkin karena hal itulah saya diberikan kesibukan yang membuat saya seringkali didera kegalauan, Allah sedang mentraining saya untuk sungguh-sunguh bertaqwa hanya padaNya. Betapa malunya diri ini padaMu ya Allah... \T_T/"
Langganan:
Postingan (Atom)
Design by: StarSunflower Studio | Made with Vintage Mini Kit by: Etoile du nord
