Rabu, Januari 30, 2013

Curhatan Mahasiswa Tingkat Akhir


            Sebagai salah seorang mahasiswa tingkat akhir, rasanya sangat wajar jika ada keresahan hati mengenai tugas akhir yaitu penulisan penelitian yang terkenal dikalangan mahasiswa dengan sebutan “skripsi”. Keresahan terhadap skripsi yang tak kunjung selesai karena keterbatasan sumber penelitian atau sejuta permasalahn lainnya membuat tidur pun terasa tak nyenyak, sering melamun, badan juga semakin kurus. Ini adalah hasil curhatan yang saya dapat dari para pejuang skripsi yang pernah berbagi pengalaman mereka. Saya menyebut mahasiswa yang sedang menulis skripsi dengan sebutan para pejuang skripsi karena menulis skripsi itu butuh perjuangan, dan pengorbanan. Keadaan seperti ini benar-benar melanda hampir semua mahasiswa yang sedang menyusun skripsi, tak terkecuali saya.
            Sekarang 4 bulan sudah berlalu sejak proposal penulisan skripsi yang saya ajukan diterima oleh pihak jurusan di fakultas tempat dimana saya menuntut Ilmu. Hari-hari yang dilalui selama 4 bulan ini begitu terasa berat, saya sering sekali dilanda penyakit malas dalam menulis skripsi. Untuk membangkitkan semangat dalam menulis, saya banyak membaca buku-buku, baik yang berkaitan ataupun tidak dengan penelitian skripsi yang sedang saya kerjakan, karena membaca adalah salah satu kegiatan yang paling saya senangi. Namun, semangat dan ide-ide untuk menulis yang seharusnya muncul tak kunjung ada. Terlalu banyak membaca buku membuat pikiran tidak fokus pada penelitian, bahasa penulisan saya pun banyak dipengaruhi oleh gaya bahasa buku-buku yang dibaca. Dan hal ini perlu diperhatikan juga oleh masiswa lainnya yang sedang menulis skripsi. Bahwa terlalu banyak membaca pada saat anda menulis skripsi itu memberikan efek yang tidak baik, sebab membuat pikiran kita tidak terfokus pada penelitian yang sudah di kerjakan sebelumnya. Ada baiknya untuk memilih buku bacaan yang berkaitan dengan penelitian pada saat sedang menulis skripsi. Hal-hal kecil seperti ini perlu diperhatikan, hal kecil yang kita anggap remeh bisa jadi merupakan penyebab sebuah masalah besar.
            Yup.. ini adalah hasil pengalaman berharga bagi saya selama 4 bulan belakangan. Menulis kata-kata di atas adalah tamparan pertama yang menyadarkan saya akan kecerobohan diri sendiri. semoga pengalaman diatas bermanfaat bagi anda yang sedang menulis dan yang akan segera menulis skripsi. Tetap jaga semangat anda dan tingkatkan amal yaumi :)

Senin, Januari 28, 2013

a change for the better


let me tell you about  a story,
Today I was watching one of my favorite anime when i was a kid, that Rurouni Kenshin. Rurouni Kenshin is the story of a samurai who lived during the Meiji Restoration where violence and war every day occur in Japanese society. At that time, a samurai has an identity and a special status because they are trusted to be the guardian of important people. Himura Kenshin is known as Hitokiri Battousai is a famous samurai and feared. After experiencing severe trauma in his personal life, he began his journey and eventually met new friends that changed his life. Kenshin decided not to use "reverse blade sword" to kill again.
Yeaah.. this is a synopsis of my favorite anime, maybe you will find it strange, how can a girl watching anime that is better suited watched by boys. Well, a little talk about the past. I was a tomboy when I was a kid, its very different from me this time. I often play with the boys around the house because there are no girls has the same age as me, thats probably why my character turns into a brave and a bit grumpy and like used a boystuff. however, time after time has passed and as time went on. I became a woman now, who has a pleasant personality, patient and calm, that's what people say about me at this time. To day, I was 21 years old and in the following months I will be 22 years old.
Remembrance childhood experience was very pleasant and also In order to more fully understand the process of our lifes. I hope I can be a better person day by day, who can do a little thing for a biggest thing and worthwhile for another~ :)

Selasa, Desember 18, 2012

Antara buku dan aku? ada Dia



Bismillah..
Buku adalah sumber ilmu yang banyak mengajarkan aku cara mengambil hikmah dalam setiap episode kehidupan,
Mengajarkanku untuk berpikir dengan cara pandang yang lebih indah dan anggun,
Memperkenalkan betapa luasnya semesta alam dan betapa kecilnya aku,
Mengeluarkan aku dari jeratan kebodohan menuju luasnya dunia pengetahuan.
Buku..
Meperkenalkanku padaNya,
Mendekatkanku padaNya,
Membuatku membangun cinta padaNya,
Buku datang padaku atas ijin Nya.
Dia..
adalah sumber ilmu dari buku,
Dia lah Allah sang pemilik aku.



Sabtu, Desember 01, 2012

Tua itu pasti !! besar itu pilihan

       1 desember 2012, saya duduk sendirian di sebuah saung yang di beri nama Rengganis. Saya sudah duduk manis sejak jam 6.40 menunggu teman-teman yang lainnya untuk syuro ( #baca rapat ), awalnya saya pikir saya sudah telat 10 menit karena syuro di jadwalkan mulai jam 6.30. E..h ternyata dan ternyata saya adalah orang pertama yang datang, di pagi buta begitu saya sendirian, gak ada orang satupun di Rengganis. Angin dingin pagi menusuk-nusuk kulit saya hingga bikin perut mules masuk angin. Fiuft tersiksa rasanya. Untuk mengusir suasana sepi dan mengalihkan rasa di perut yang udah melilit-lilit, saya mencoba untuk menambah hafalan Qur'an, tapi gak bisa konsentrasi dengan keadaan perut begitu :( , untungnya saya bawa bukunya kang Setia Furqon Kholid yang berjudul "Jangan Jatuh Cinta Tapi Bangun Cinta" lumayan bacaan ringan yang tidak terlalu membutuhkan konsentrasi ektra, namun berisikan quotes yang menggetarkan hati. Pas saya buka bukunya waah ngenak banget. ini nih tulisannya cekidot :)

"Orang besar....
Awalnya dibenci dan dicaci
Namun sejarah mencatat
ia konsisten mencipta karya
bergerak dalam sepi
Merancang cita dalam ketidakpastian

Hingga...
Waktulah yang menjawab semuanya
......................................................
Hasil akhir yang indah 
Proses yang berkah
Buah dari amal yang murni
tuk berkarya dan berbagi

Tak perlu pujian itu
Hiraukan caci maki itu
karena bagi orang besar
puji hanyalah efek
caci adalah motivasi
untuk bangkit dan kembali berkarya

Hingga saat sejarah sibuk membahas karyanya
Ia pun melesat meninggalkan zamannya
Bagaikan roket meninggalkan asap
Ia pun terbang meninggi menuju langit kesuksesan
dengan karyanya yang meliuk indah di cakrawala jiwa

Bergeraklah..
Karena bergerak itu berkah
Berbuatlah...
BIAR SEJARAH MENCATAT
masih ada seorang manusia yang berniat, berbuat dan 
konsisten membagi CAHAYA"
***
Setelah selesai membaca quote kang Furqon di atas, saya tersadar pengorbanan saya datang pagi-pagi, masuk angin dan sakit perut hanyalah kerikil-kerikil kecil yang mencoba melukai kaki saya yang terus berjalan meraih kesuksesan dalam melakukan hal-hal besar dalam hidup saya dan juga mungkin untuk ummat. ( aamiin ya Allah) 

Selasa, November 27, 2012

Beauty???

I wouldn't wanna be anybody else, heyYou made me insecure, to me I wasn't good enoughBut who are you to judgeWhen you're a diamond in the rough
I'm sure you got some thingsYou'd like to change about yourselfBut when it comes to meI wouldn't want to be anybody else
I'm no beauty queen, I'm just beautiful meYou got every right to a beautiful life, come on
Who says, who says you're not perfectWho says you're not worth itWho says you're the only one that's hurtingTrust me that's the price of beautyWho says you're not prettyWho says you're not beautiful, who says?
It's such a funny thingHow nothing's funny when it's youYou tell 'em what you meanBut they keep whitin' out the the truth
It's like the work of artThat never get to see the lightKeep you beneath the starsWon't let you touch the sky
I'm no beauty queen, I'm just beautiful meYou got every right to a beautiful life, come on
Who says, who says you're not perfectWho says you're not worth itWho says you're the only one that's hurtingTrust me that's the price of beautyWho says you're not prettyWho says you're not beautiful, who says?
Who says you're not star potentialWho says you're not presidentialWho says you can't be in moviesListen to me, listen to me
Who says you don't pass the testWho says you can't be the bestWho said, who said?Would you tell me who said that, yeahWho said
Who says, who says you're not perfectWho says you're not worth itWho says you're the only one that's hurtingTrust me that's the price of beautyWho says you're not prettyWho says you're not beautiful, who says?
Who says you're not perfectWho says you're not worth itWho says you're the only one that's hurtingTrust me that's the price of beautyWho says you're not prettyWho says you're not beautiful, who says?

Senin, November 19, 2012

Tentang Ikhlas

Karena sabar itu tak pernah terbatas,
yakinkan dirimu bahwa tak ada kata "kesabaranku sudah habis" keluar dari mulutmu.
Karena ikhlas itu tak pernah boleh berakhir,
yakinkan dirimu bahwa tak pernah ada kata " aku sudah tak sanggup lagi" mengalir dari bibirmu.
Karena tugasmu sebagai abdi Robbmu tak akan pernah selesai, 
yakinkan dirimu bahwa Rabbmu maha adil, 
yakinkan dirimu bahwa engkau mencintaiNya,
yakinkan dirimu bahwa engkau mati hanya untukNya.
Karena Rabbmu tak pernah bisa diduakan,
yakinkan dirimu bahwa dia ada di hatimu.
Hanya Dia.


Jumat, November 02, 2012

"Saya Cinta DKM !"


Empatpuluh menit menjelang magrib akhirnya saya menginjakkan kaki lagi di kosan, baru aja buka gembok pagar kosan yang berisik banget karena di penyanggal pagar di taruh lonceng kecil, dan kalau ditarik bikin suara gemerincing menandakan seseorang ada yang mau keluar dari kosan atau masuk ke kosan. Tiba-tiba saya mendengar suara “yuni...!!, yuni kenapa??” sontak saya tau kalau itu suara afnan, tapi orangnya gak ada dan kok bisa tau  gitu kalau saya yang pulang ( wuihh seree..m). Saya langsung balik nanya “afnan..? afnan dimana?” sambil jalan ke kamar karimah yang pintunya kebuka, ternyata sumber suara dari sana. Afnan dan karimah baru selesai makan sambil nyengir ke saya, lalu nanya lagi “yuni kenapa??” pertanyaan afnan bikin saya bingung apalagi ditambah tatapan karimah seperti menunggu sebuah jawaban. Saya cuma bisa jawab “ huh?? Yuni gak kenapa-napa nan, yuni baik-baik aja kok” sambil pasang tampang polos, habis saya bingung kenapa afnan nanya begitu. Emang beberapa waktu belakangan ini saya sedang uring-uringan dengan amanah yang sedang diemban, mungkin afnan khawatir dengan keadaan saya. Dalam hati, saya merasa bahagia punya teman yang bisa mengerti, khawatir, menyayangi dan menguatkan pada saat saya butuh penguat disisi.
Beberapa menit menjelang magrib saya habiskan dengan ngobrol bareng afnan dan juga karimah, kita saling curhat tentang aktifitas dan hal-hal menarik yang dialami di kampus. Kami tertawa cekikikan karena banyak hal-hal lucu yang di alami. Setelah puas ngobrol dan sepertinya gak ada pembahasan yang buat di obrolin lagi, saya dan afnan pamit sama karimah buat balik ke kamar masing-masing. Kebetulan kamar saya dan kamarnya afnan terletak di lantai 2. Sampai di lantai 2, saya dan afnan ngobrol lagi sebentar terkait amanah kami. Yaa..h begitulah saya dan afnan, kami berusaha untuk saling menguatkan, mengingatkan dan membantu satu sama lain. Tiba-tiba saya dikagetkan lagi sama suara umi junior saya di DKM sekaligus juga di jurusan dan kosan yang baru pulang kemudian bilang “teteh.. umi cinta sama DKM sekarang!!” sambil senyum-senyum ke saya dan afnan. Kami berdua cuma bisa tertawa liat tingkah kocak dan lucunya umi, yang tiba-tiba bikin pernyataan begitu dan langsung cerita kenapa dia bisa jatuh cinta sama DKM.
Pernyataan cinta terhadap DKM dari si umi begitu terasa merdu, dan menenangkan bagi saya daripada kata-kata “aku cinta kamu.. maukah kamu menjadi pacar sekaligus kekasihku?”, eits jangan kaget dulu, karena bagi saya kata-kata ini bukanlah kata-kata yang dihasilkan dari sebuah perjuangan, makanya gak ada indahnya sedikitpun. Karena saat ini saya sudah mengalihkan haluan saya dari perjuangan kebanyakan remaja yang ababil (anak baru gede labil) pengen punya teman lawan jenis yang spesial, menjadi pencarian terhadap teman spesial untuk menemani perjalanan hidup meraih ridha Allah (Astaghfirullah.. kok jadi curhat  =.=’’). Sebenarnya saya dan teman-teman seangkatan di DKM saat ini adalah kumpulan orang-orang yang diberikan amanah untuk merangkul adik-adik kami untuk bisa menjadi penerus tongkat estafet dakwah kampus khususnya di fakultas kami tercinta. Setiap rangkulan yang kami lakukan terselip cinta dari hati-kehati karena seluruh kader keluarga besar DKM adalah saudara yang saling mencintai di jalan Allah. Kami dapat melakukan hal ini karena ditularkan oleh manisnya perjuangan parasenior sebelumnya yang dengan kegalauan mereka, bahkan mungkin tangis dalam berdakwah dan merangkul kami untuk melanjutkan perjuangan mereka, dan berhasil menular kepada kami. Cinta terhadap saudara dijalan Allah dan karena Allah pun tumbuh dan berkembang. Tak terasa saat ini, saya dan teman-teman berada pada posisi itu. Makanya saat mendengar umi menyatakan kalau dia cinta terhadap DKM membuat saya sangat bahagia, yang mengartikan bahwa perjuangan dan cinta kami dalam merangkul adik-adik di DKM tidak bertepuk sebelah tangan.. (\T_T/ terharu).
Bagi saya pribadi, kecintaan terhadap DKM dan saudara-saudara yang ada di DKM sudah lama saya miliki. Perasaan itu ada, tumbuh dan berkembang karena DKM adalah lembaga dakwah fakultas yang Allah jadikan salah satu wasilahNya (sarana) dalam mengajarkan arti dan hakekat kehidupan pada saya hambaNya. Karena hal itu DKM memiliki tempat tersendiri di hati saya,  yang menyebabkan perasaan rindu jika lama tak berjumpa dan bersilaturrahim dengan teman-teman di DKM. Meskipun amanah di DKM yang saya terima terkadang membuat saya harus banyak berkorban. Korban perasaan adalah hal yang paling sering saya rasakan, amanah saat ini membuat saya galau dan tertekan. Tapi perasaan nyaman dan kecintaan saya terhadap DKM yang saya bangun telah mengalahkan kegalauan dan tekanan yang saya rasakan, karena saya yakin Allah yang mentakdirkan saya berada di DKM dan menjadi kader dakwah bersama teman-teman saya yang lainnya untuk menyempurnakan proses pencarian bekal kami masing-masing saat kembali ke sisiNya. Dan Allah tak akan menyia-nyiakan pengorbanan seorang hamba dalam menolong agamaNya dengan niat semata-mata untuk meraih keridhaanNya J